Staring at your back..

Setelah sekian lama, aku masih juga tak punya keberanian untuk menatap matamu.. aku hanya berani memandangmu dari belakang, menikmati indahmu dan kesempurnaanmu…
Beberapa kali mata kita berkesempatan saling bertemu, namun aku mencoba mengalihkan pandanganku, meski dalam hati berdoa agar waktu bisa dihentikan pada saat matamu menatap mataku..

Setelah hampir 13 tahun sejak hari pertama kita berkenalan, aku masih menganggapmu sempurna.. bahkan terlalu sempurna, hingga aku tak layak untuk memandang matamu, apalagi berharap bisa memilikimu..

Kau terlalu indah.. tak henti aku mengagumimu.. meskipun hatiku telah berkali-kali terbang mencari tempat tuk hinggap, tapi selalu saja ia mengarah ke hatimu. Sudikah hatimu memberi tempat bagi haiku untuk singgah? Dan mungkinkah suatu hari kau akan mengizinkan hatiku untuk menetap disana?

Terlalu dini untuk mengatakan cinta, namun kurasa tepat jika aku mengartikan rasa ini sebagai sebuah kekaguman.. 

Mungkinkah? Akankah?

Apakah selamanya aku akan mendengar kata tak mungkin?
Akakah suatu hari aku akan melihatmu bersanding dengan wanita pilihanmu?
Bolehkah aku berharap aku akan melihat diriku sendiri yang berada di sisimu…

Ah… kedengarannya itu seperti angan-angan bodoh…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s