Tersenyumlah terus….

Setelah melalui waktu hampir dua setengah tahun, akhirnya sore ini aku mendapat kesempatan untuk mengunjungimu lagi…

Agak bingung mencari tempatmu, sejujurnya aku sudah agak lupa posisi tempat dirimu berada…
Untung saja petugas rumah abu begitu peka, dan menanyakan siapa yang aku cari..
Aku sebutkan namamu, dan ia segera membimbing jalanku..
Ternyata hanya beberapa langkah saja dari tempatku berdiri…

Pada awalnya aku sempat panik ketika aku tak juga menemukan fotomu.
Aku pikir abumu sudah dipindahkan,
Atau dilarung..
Tapi syukurlah,  foto itu masih ada disitu, menutupi sebuah guci berwarna kuning..

Senyum di foto itu, selalu membuatku tersenyum…
Tatapan teduh itu masih membuatku berlama-lama ada disitu..
Bagaimana kabarmu?
Sudah sampai dimana perjalananmu?
Apakah kau sudah melihat cahaya surga?
Ceritakan padaku perjalananmu…

aku tahu kamu ada… melihatku saat aku disana…
Tiba-tiba aku merasa iri padamu…
Kapan aku merasakan kebahagiaan abadi itu?

Tersenyumlah terus… tersenyumlah saat kau melangkah semakin jauh dariku, namun semakin dekat dengan Sang Abadi…

Aku pandangi lagi fotomu..
Maaf,aku hanya membawa senyum dan doa,
Bukannya membawa bunga…

Aku hanya ingin kau tahu,
Aku rindu ingin bertemu…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s