Dia lagi… Dia lagi…

Kemarin…dia datang lagi… dan lagi-lagi membawa perasaan tak nyaman… Takut… selalu saja aku takut untuk menghadapi dan berbicara dengannya..
Dia datang menawarkan sejumlah pilihan dan pengandaian, yang semuanya kujawab dengan negatif…
Ingin rasanya aku pergi darinya dan mengakhiri pembicaraan itu…

Tapi dia dengan kesabarannya menghadapiku, menatapku dengan pandangan seorang kakak yang baik kepada adiknya yang keras kepala. Ia tidak marah, ia tak menjadi kesal karena ulahku, ia tetap tenang, dan akulah yang lagi-lagi merasa bersalah padanya…
Dan akhirnya…ia berhasil meluluhkanku… membuatku membuka hatiku… dan menciptakan kehangatan dalam pembicaraan kemarin sore…
Dia…lagi-lagi dia… mengapa dia selalu baik… mengapa aku tak bisa melihat keburukannya… mengapa aku tak bisa membencinya seperti yang diinginkan mereka? Semakin lama aku malah semakin menyayanginya…

Semoga selamanya ia selalu menjadi orang yang baik… dalam pandangan dan perspektifku….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s