Pendahuluan Kisah Para Rasul : Garis Besar Isi Kitab

Kisah Para Rasul dapat dikatakan sebagai sebuah kisah perjalanan pemberitaan injil tentang Yesus, mulai dari Yerusalem dan berakhir di pusat dunia, yang adalah kota Roma. Kisah Para Rasul dapat dibagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama mulai dari bab 1 hingga bab 12, sedangkan bagian kedua adalah bab 13 hingga bab 28. Pada bagian pertama kesaksian berpusat di Yerusalem dan pada bagian kedua di Antiokhia. Tokoh kesaksian dalam bagian pertama ialah Petrus dan tokoh dalam bagian kedua ialah Paulus. Pada bagian pertama kesaksian bergerak mulai dari Yerusalem menuju Yudea dan Samaria; sedang bagian kedua kesaksian itu bergerak mulai dari Antiokhia, ke seluruh kerajaan, sampai ke Roma. Pada bagian pertama kesaksian terbatas hanya di daerah Palestina, mula-mula kepada orang Yahudi di negeri leluhur mereka, kemudian kepada orang Yahudi dan bangsa-bangsa lain bersama-sama; sedang pada bagian kedua kesaksian itu dilakukan di seluruh kerajaan, mula-mula kepada orang Yahudi yang bertaburan di luar daerah Palestina, kemudian kepada orang Yahudi dan bangsa-bangsa lain juga. Bagian pertama berakhir dengan penolakan atas firman Allah oleh orang Yahudi di negeri leluhur, sedang bagian kedua berakhir dengan penolakan yang dilakukan oleh orang Yahudi di luar Palestina. Bagian pertama berakhir dengan penangkapan Petrus lalu dipenjarakan; sedang bagian kedua berakhir dengan dikurungnya Paulus dalam penjara.

Secara garis besar, Kisah Para Rasul dapat dibagi menjadi beberapa bagian :

  1. PENYEBARAN INJIL DI YERUSALEM

Kisah-kisah pada bagian ini adalah murni rumusan teologis karena penulis kitab ini (Lukas) dan sumber informasinya (Paulus) belum ada dalam peristiwa ini.

  1. Pendahuluan (Kis 1 : 1 – 2 : 13)

Bagian in seolah menjadi bagian peralihan dari kehidupan Yesus (yang dikisahkan dalam Injil Lukas), kepada permulaan pemberitaan injil setelah Pentakosta. Pada kata pembukaannya, Lukas menyampaikan bahwa tulisannya ini adalah kelanjutan dari karyanya yang pertama yang berisi tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus sampai pada hari Ia terangkat (Kis 1:2). Menjelang kenaikanNya ke surga, Yesus melarang murid-muridnya meninggalkan Yerusalem untuk menantikan janji Bapa, yaitu mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus.

Kisah kemudian berlanjut pada Kenaikan Yesus ke surga, dan Yesus memberikan wejangan terakhirnya, yakni mengutus para murid untuk menjadi saksi di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi (Kis 1:7). Dalam penantian para rasul akan turunnya Roh Kudus, mereka melengkapi kembali kelompok 12 rasul yang telah ditinggalkan oleh Yudas Iskariot. Matias terpilih untuk ditambahkan kepada kelompok 11 rasul tersebut. Bagian pembukaan ini ditutup dengan peristiwa Pentakosta. Para rasul yang penuh dengan Roh Kudus mampu untuk berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain sehingga membuat banyak orang non Yahudi menjadi paham dengan apa yang dikatakan oleh para rasul. Ini menunjukkan awal pemberitaan injil kepada semua bangsa dari segala bahasa.

  1. Permulaan Gereja di Yerusalem (Kis 2:42-8:1a)

  • Khotbah Petrus setelah Pentakosta

Bagian ini dimulai dengan khotbah Petrus untuk mewartakan Yesus. Petrus mengatakan pada orang Yahudi, bahwa turunnya Roh Kudus atas para rasul ini memang sudah dinubuatkan oleh Yoel. Petrus juga mengatakan bahwa Yesus yang disalibkan itu telah diangkat oleh Allah menjadi Tuhan dan Kristus. Khotbah ini mempertobatkan tiga ribu jiwa, dan membentuk jemaat pertama di Yerusalem.

  • Ciri-Ciri Gereja Rasuli Setelah Pencurahan Roh Kudus (Kis 2:42-47)

Kemudian dipaparkan bagaimana cara hidup jemaat yang pertama, bagaimana mereka bertekun dalam pengajaran para rasul, berkumpul memecahkan roti dan berdoa, menjual harta miliknya dan membagikan kepada orang sesuai dengan keperluan masing-masing, Mereka juga bertekun setiap hari di Bait Allah, dan yang pasti, mereka disukai oleh banyak orang (Kis 2 : 41-47).

  • Mukjizat Menakjubkan dan Dampak-Dampaknya (Kis 3:1-4:31)

Petrus menyembuhkan orang lumpuh di Bait Allah hanya dengan nama Yesus Kristus. Seluruh rakyat yang melihatnya menjadi takjub dan tercengang, sehingga mereka mengerumuni Petrus dan Yohanes di Serambi Salomo. Di tempat inilah, Petrus menyampaikan tentang kuasa nama Yesus, dan bahwa Yesus adalah pemenuhan rencana Allah yang telah dinubuatkan melalui para nabi. Ia juga menekankan bahwa memang karya keselamatan itu pertama diberikan pada orang Yahudi, namun mereka menolaknya.

Karena khotbahnya itu, mereka didatangi oleh para imam kepala dan pengawal bait Allah yang merasa tersinggung atas pengajaran Petrus bahwa ada kebangkitan orang mati dalam Yesus. Meskipun mereka akhirnya ditangkap, namun banyak orang yang menjadi percaya, dan jumlah jemaat bertambah menjadi lima ribu orang laki-laki.

  • Percobaan yang Berkelanjutan Dalam Hal Saling Membagi (Kis 4:32-5:11)

Kembali ditegaskan cara hidup jemaat perdana yang sehati sejiwa, segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Mereka memberikan kesaksian tentang kebangkitan Yesus dan semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. Mereka tidak berkekurangan karena mereka hidup saling berbagi. Di bagian ini juga diceritakan kisah Ananias dan Safira yang menjual tanah mereka, namun hanya sebagian dari hasil penjualannya yang diberikan kepada para rasul. Karena perbuatan mereka itu mereka mati.

  • Kesembuhan-Kesembuhan Lebih Lanjut dan Perlawanan Para Pemimpin Agama (Kis 5:12-42)

Para rasul melakukan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak sehingga semakin banyak orang yang percaya. Namun para Imam Besar dan Orang Saduki merasa iri hati, sehingga para rasul ditangkap dan dipenjarakan, namun malaikat Tuhan membebaskan mereka dari penjara. Mereka sempat dihadapkan ke Mahkamah Agama, namun Gamaliel berkata di hadapan sidang, bahwa jika perbuatan para rasul berasal dari manusia, maka akan lenyap, namun jika berasal dari Allah, maka upaya manusia tidak akan dapat melenyapkannya.

  • Pemilihan Tujuh Diaken (Kis 6:1-7)

Tujuh diakon ini dipilih untuk melayani pembagian terhadap para janda, sehingga para rasul dapat berkonsentrasi dalam doa dan pelayanan firman. Ketujuh diakon ini adalah Stefanus, Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus.

  • Stefanus: Syahid Kristen yang Pertama (Kis 6:8-8:1)

Stefanus adalah satu dari tujuh diakon. Ia dirajam karena fitnahan orang Yahudi. Pada saat Stefanus dibunuh, Saulus pun ada disitu.

  1. PERLUASAN GEREJA PERTAMA DI LUAR YERUSALEM

Pada bagian ini, Paulus yang adalah nara sumber Lukas sudah muncul dalam kisah, namun Lukas sendiri belum ikut serta dalam bagian ini.

  1. Penganiayaan Menghasilkan Pengembangan (Kis 8:1-9:31)
  • Orang Kristen Tersebar di Seluruh Yudea dan Samaria (Kis 8:1-4)

Setelah Stefanus mati dibunuh, maka jemaat mulai mengalami penganiayaan hebat. Jemaat tersebar ke daerah Yudea dan Samaria. Penganiayaan ini membawa suatu efek positif karena persebaran jemaat membuat injil semakin tersebar.

  • Filipus: Pelayanan Seorang Penginjil (Kis 8:5-40)

Filipus memberitakan tentang Yesus di daerah Samaria, dan kemudian disusul oleh Petrus dan Yohanes. Seorang malaikat Tuhan kemudian memerintahkan Filipus untuk ke selatan menemui seorang sida-sida dari Ethiophia dan memberitakan injil Yesus kepada orang itu.

  • Saulus dari Tarsus: Pertobatan Seorang Penganiaya (Kis 9:1-31)

Saulus sedang melakukan perjalanan ke Damsyik untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan, namun Tuhan menampakkan diri kepada Saulus dalam bentuk cahaya yang memancar dari langit. Tuhan mengatur supaya Saulus dapat bertemu dengan Ananias di Damsyik. Dan Saulus menjadi buta hingga Ananias menumpangkan tangan di atas kepalanya. Saulus kemudian bergabung dengan para murid yang lain, meskipun mereka masih menaruh kecurigaan pada dirinya.

  1. Kekristenan Mulai Tersebar di Kalangan Orang Bukan Yahudi (Kis 9:32-12:25)
  • Pelayanan Petrus di Lida dan Yope (Kis 9:32-43)

Di Lida Petrus melakukan mujizat penyembuhan bagi Eneas, dan membangkitkan Dorkas dari kematian di Yope.

  • Pelayanan Petrus di Kaisarea (Kis 10:1-48)

Di Kaisarea, Petrus bertemu dengan Kornelius, seorang perwira pasukan Italia yang saleh dan takut akan Allah. Di kota ini pula Petrus mendapat penglihatan mengenai makanan halal dan haram, yang akhirnya memberi pemahaman padanya bahwa Allah tidak membedakan orang, dan mengaruniakan pertobatan kepada bangsa-bangsa lain. Bahkan semua orang melihat Roh Kudus turun atas bangsa-bangsa lain.

  • Antiokhia: Gereja Bukan Yahudi yang Pertama (Kis 11:19-30)

Penganiayaan di Yerusalem membawa para murid tersebar ke Fenesia, Siprus dan Antiokhia. Mereka awalnya memberitakan injil hanya kepada orang Yahudi. Namun ada beberapa orang Siprus dan Kirene yang memberitakan injil kepada orang Yunani di Antiokhia. Setelah sejumlah orang menjadi percaya, Barnabas diutus ke kota ini, setelah menjemput Saulus dari Tarsus. Di kota Antiokhia inilah para murid untuk pertama kali disebut Kristen.

  • Penganiayaan di Bawah Herodes Agripa I (Kis 12:1-23)

Herodes Agripa membunuh Yakobus, lalu kemudian menahan Petrus. Malaikat Allah lagi-lagi membebaskan Petrus dari penjara. Herodes dikisahkan mati ditampar Tuhan karena tidak menaruh hormat kepada Tuhan Allah.

  1. PERSEBARAN GEREJA KE ASIA KECIL, YUNANI, DAN AKHIRNYA ROMA

  1. Perjalanan Misi Pertama Paulus (Kis 13:1-14:28)
  • Paulus dan Barnabas Diutus oleh Gereja di Antiokhia (Kis 13:1-3)

Roh Kudus mengutus Barnabas dan Saulus ke Seleukia, dan kemudian ke Siprus. Mereka awalnya menyampaikan firman Allah di rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Mereka mengelilingi Siprus hingga ke Pafos, Perga (Pamfilia), Ikonium, Listra, Derbe, dan akhirnya mereka kembali ke Antiokhia.

  1. Sidang di Yerusalem (Kis 15:1-35)

Sidang di Yerusalem ini bertujuan untuk membahas masalah mengenai silang pendapat mengenai keselamatan bagi kaum tak bersunat. Orang-orang Farisi yang menjadi percaya tetap meyakini bahwa orang bukan Yahudi harus disunat untuk menuruti hukum Musa. Menurut Petrus, keselamatan diperoleh bukan karena sunat, tetapi oleh kasih karunia Tuhan Yesus. Paulus dan Barnabas mendukung Petrus dengan menceritakan mujizat-mujizat yang terjadi melalui perantaraan mereka di tengah bangsa-bangsa lain. Keputusan pun diambil, yakni orang bukan Yahudi tidak perlu disunat, namun mereka harus menjauhkan diri dari makanan-makanan tertentu yang dipandang najis. Keputusan sudang itu dibawa dan diberitakan kepada jemaat di Antiokhia, dan jemaat menerima berita itu dengan sukacita.

  1. Perjalanan Misi Kedua Paulus (Kis 15:36-18:22)
  • Pertentangan Paulus dengan Barnabas (Kis 15:36-40)

Pertentangan antara kedua tokoh ini terjadi karena Barnabas bermaksud mengajak Yohanes yangdisebut Markus untuk perjalanan misi ke kota-kota lain. Namun Paulus menolak, dengan alasan Yohanes Markus ini telah meninggalkan mereka ketika di Pamfilia.

  • Wilayah Lama Dikunjungi Kembali (Kis 15:41-16:5)

Perselisihan Paulus dan Barnabas membuat mereka berpisah jalan. Barnabas membawa Markus ke Siprus, sedangkan Paulus membawa Silas ke Siria dan Kilikia. Paulus kemudian ke Derbe dan Listra, dimana ia mengajak Timotius untuk ikut serta dalam perjalanannya. Perjalanan Paulus ini juga sambil membawa hasil keputusan sidang di Yerusalem, sehingga jemaat semakin diteguhkan dalam iman dan semakin bertambah jumlahnya.

  • Penginjilan Wilayah Baru (Kis 16:6-18:21)

Perjalanan Paulus, Silas dan Timotius dilanjutkan ke Frigia , Galatia, Misia, dan Troas. Di Troas, penulis Kisah Para Rasul (Lukas) bergabung dengan rombongan Paulus. Mereka kemudian berlayar ke Samotrake, Neapolis, dan Filipi (kota pertama di Makedonia). Di Filipi, Paulus menyembuhkan seorang perempuan yang dikuasai roh tukang tenung. Tindakan ini membuat mereka didera dan dipenjara oleh para pembesar kota. Gempa bumi melepaskan belenggu mereka dan akhirnya membuat kepala penjara bertobat.

Kemudian Paulus dan Silas mengambil jalan melalui Amfipolis dan Apolonia untuk tiba di Tesalonika. Kemudian mereka berangkat ke Berea. Timotius dan Silas tinggal di Berea, sedangkan Paulus bertolak ke Atena, Korintus, Siria, Efesus, dan akhirnya kembali ke Antiokhia. Banyak kisah menarik dalam setiap perjalanan Paulus ini, baik mengenai orang-orang yang bertobat, juga mengenai tantangan dan hambatan yang dihadapi dari orang-orang Yahudi, serta kegagalan misinya di Atena.

Roh Kudus menunjukkan langkah mereka. Roh ini menuntun mereka, kemana mereka harus pergi, dan kemana mereka tidak boleh pergi.

  1. Perjalanan Misi Ketiga Paulus (Kis 18:23-21:16)
    • Pelayanan Apolos (Kis 18:24-28)

Apolos adalah seorang Yahudi yang berasal dari Aleksandria. Ia sangat fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal kitab suci. Ia memulai karyanya di Efesus, dan lalu ke Akhaya. Saat Apolos masih di Korintus, Paulus sudah memulai karya di Efesus, dan disana ia membaptis murid-murid disana dengan pencurahan Roh Kudus. Paulus kemudian berangkat ke Makedonia, Yunani, dan awalnya hendak berlayar ke Siria. Namun orang Yahudi bermaksud membunuhnya, sehingga ia terpaksa kembali ke Makedonia. Paulus didampingi oleh banyak orang berlayar ke Troas, Miletus, Asos, ,Metilene, Pulau Khios, Samos, Miletus, Tirus, Kaisarea, dan akhirnya kembali ke Yerusalem.

  1. Penangkapan Paulus dan Pelayanannya Dalam Penjara (Kis 21:17-28:31)
  • Di Yerusalem (Kis 21:17-23:35)

Saat Paulus kembali ke Yerusalem, orang-orang Yahudi pemuka Bait Allah menghasut rakyat dan menangkap Paulus karena dianggap menentang Hukum Taurat, dan membawa orang Yunani ke Bait Allah. Disini, kondisi Paulus amat kritis, karena orang Yahudi tak mau mendengarkan penjelasannya, bahwa Allah sendiri telah menampakkan diri kepadanya untuk mengutusnya memberi kesaksian tentang Yesus. Namun karena orang Yahudi di Yerusalem menolak kesaksian itu, maka Paulus diutus kepada bangsa-bangsa lain. Karena Paulus adalah warga negara Rum , ia tidak disesah, namun tetap dihadapkan ke Mahkamah Agama.

  • Di Kaisarea (Kis 24:1-26:32)

Setelah interogasi yang begitu panjang, akhirnya Paulus ditahan di Istana Herodes di Kaisarea, dan kemudian dihadapkan kepada Wali Negeri Feliks, yang kemudian digantikan oleh Festus. Paulus pun dihadapkan kedepan Raja Agripa dan Bernike. Paulus membela dirinya di depan Raja Agripa, bahkan mengajak Agripa untuk percaya.

  • Menuju ke Roma (Kis 27:1-28:15)

Paulus dan beberapa tahanan lain diputuskan untuk berlayar ke Italia. Perjalanan kesana menggunakan kapal dari Adramitium, lalu singgah di Sidon. Karena angin Sakal mereka singgah di Siprus, mengarungi laut di depan Kilikia dan Pamfilia hingga tiba di Mira, daerah Likia. Disana mereka bertemu kapal dari Aleksandria yang menuju ke Italia. Dalam perjalanan ke Italia, kapal mereka kandas karena angin badai yang terus menerus. Dalam kondisi bahaya itu, Paulus memberi nasehat untuk menguatkan para penumpang kapal itu.

Mereka akhirnya tiba dengan selamat di Malta, dan disambut dengan ramah. Selamatnya Paulus dari gigitan ular beludak, membuatnya dianggao sebagai dewa. Setelah tiga bulan disana, mereka akhirnya bertolak ke Roma.

  • Di Roma (Kis 28:16-31)

Di Roma, Paulus diperbolehkan tinggal dalam rumahnya sendiri bersama seorang prajurit yang mengawalnya. Paulus kemudian memanggil orang-orang Yahudi yang terkemuka di Roma, dan memberikan kesaksian tentang Kerajaan Allah, dan berusaha meyakinkan mereka tentang Yesus. Ada yang dapat diyakinkan, namun ada juga yang tetap tidak percaya. Paulus tinggal selama dua tahun di Roma, di rumah yang disewanya sendiri. Pewartaan di Roma relatif tanpa rintangan bagi Paulus.

Jika diperhatikan, ada suatu hal yang menarik dalam kitab ini. Petrus mendominasi bagian awal Kisah Para Rasul, sementara Paulus di bagian kedua. Namun apa yang dilakukan kedua tokoh ini begitu setara, dan bukan hanya kebetulan, dapat dilihat dari tabel berikut :

Petrus

Paulus

1. Khotbah pertama (Kis 2)

2. Penyembuhan orang lumpuh (Kis 3)

3. Hukuman Simon tukang sihir (Kis 8)

4. Kuasa bayang-bayang (Kis 5)

5. Meletakkan tangan (Kis 8)

6. Petrus disembah (Kis 10)

7. Tabita dihidupkan (Kis 9)

8. Petrus dipenjarakan (Kis 12)

1. Khotbah pertama (Kis 13)

2. Penyembuhan orang lumpuh (Kis 14)

3. Elimas tukang sihir (Kis 13)

4. Kuasa sapu tangan (Kis 19)

5. Meletakkan tangan (Kis 19)

6. Paulus disembah (Kis 14)

7. Eutikhus dihidupkan (Kis 20)

8. Paulus dipenjarakan (Kis 28)

BACA JUGA :

Pendahuluan Kisah Para Rasul : Sumber dan Tujuan Penulisan https://celina2609.wordpress.com/2013/11/02/pendahuluan-kisah-para-rasul-sumber-dan-tujuan-penulisan-2/
Pendahuluan Kisah Para Rasul : Masa Penulisan dan Teknik Penulisan https://celina2609.wordpress.com/2013/11/02/pendahuluan-kisah-para-rasul-masa-penulisan-dan-teknik-penulisan-2/
Pendahuluan Kisah Para Rasul : Siapakah Penulis Kisah Para Rasul https://celina2609.wordpress.com/2013/11/02/pendahuluan-kisah-para-rasul-siapa-penulis-kisah-para-rasul-2/

DAFTAR PUSTAKA

Bergant, Dianne CSA dan Robert J Karris, OFM. Tafsir Alkitab Perjanjian Baru, Jakarta : Lembaga Biblika Indonesia

Groenen, C, 1984. Pengantar Ke Dalam Perjanjian Lama, Yogyakarta : Kanisius

Handojo, Agoes, 2013. Materi Kisah Para Rasul, Karawaci.

Handojo, Agoes, 2013, Injil Lukas; Pengantar Umum, Karawaci.

cddprov.blogspot.com/2011_03_24_archive.html; Kepekaan Akan Kehadiran Allah oleh Fr. Petrus Ruslan Suban Diaz CDD.

www.yabina.org/RENUNGAN/09/RJuni; Misi & Agama Lain.

lead.sabda.org/files/atitude02.htm; Sarana Dialog Dalam Pekabaran Injil

http://www.abbalove.org/index.php?option=com_flippingbook&view=category&layout=thumbnails&id=2&Itemid=26

http://en.wikipedia.org/wiki/Kisah_Para_Rasul

http://www.sarapanpagi.org/kisah-para-rasul-vt124.html

http://www.sabda.org/sejarah/artikel/pendahuluan_kitab_dalam_alkitab_kisah_rasul.htm

http://www.sabda.org/sejarah/artikel/pengantar_full_life_kisah_rasul.htm

http://www.sabda.org/sabdaweb/biblical/intro/?b=44&intro=pintisari

http://mangkecompany.net78.net/index_files/Page1831.htm

gkysydney.org/renungan-gema-2011/pemdekatan-misi-paulus.html

Seluruh kutipan ayat kitab suci dalam paper ini dikutip dari Alkitab Deuterokanonika © LAI 1974, LBI 1976.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s