Catatan Sepanjang Jalan : Bahasa Inggris Saja Belum Cukup…

Dulu saya berpikir, travelling ke luar negeri bisa terlaksana dengan mudah dan lancar hanya dengan menguasai Bahasa Inggris. Yah, walaupun grammarnya belepotan dan vocabnya terbatas, tapi setidaknya cukuplah untuk bisa menyampaikan maksud kita kepada orang lain, dan juga bisa memahami apa yang orang lain katakan pada kita. Namun, setelah beberapa kali menginjakkan kaki di tempat-tempat asing dan bertemu dengan orang asing, yang mewajibkan saya harus berbicara dalam Bahasa Inggris (yang levelnya masih jongkok… nggak naik-naik…hiks,,,), saya baru sadar bahwa kemampuan untuk berbahasa Inggris saja TIDAK CUKUP…

Mungkin bagi mereka yang traveling berkelompok, atau bareng teman-teman, atau yang merasa puas dengan kesendiriannya, itu sudah cukup… tapi buat saya yang sering jalan sendirian doang dan sering merasakan kebutuhan untuk ngobrol dengan orang di samping saya, ternyata ada banyak hal lain yang harus saya kuasai, dan salah satu yang paling penting adalah : PENGETAHUAN TENTANG INDONESIA.. Ini meliputi banyak hal, mulai dari sejarah, budaya, tradisi agama, politik (yang tingkat ringan), pengetahuan umum, hingga transportasi umum. Dan yang berikutnya: UPDATE BERITA DUNIA. Ya, ngak usah setiap saat setiap waktu buka internet sih, tapi minimal agak ngeh lah ada apa di bagian bumi yang lain. Dan yang berikutnya adalah berefleksi : APA YANG SAYA BANGGAKAN DARI INDONESIA? Tapi, sekali lagi, ini sih tergantung orangnya yaa… Kalau saya sih merasa butuh banget untuk tahu tentang hal-hal itu. Kenapa sih?

Jadi begini ceritanya….

Waktu saya mendapat kesempatan ke Bangkok, saya bertemu dengan seorang tour guide yang bernama Ms Chalarine (Ms Cha), beliau bilang anak muda sekarang banyak yang menjadi tour guide hanya karena merasa memiliki Bahasa Inggrisnya bagus, padahal pengetahuan tentang sejarah dan budayanya malah kurang. Selain memberikan panduan wisata, Ms Cha bercerita banyak tentang budaya warga Thailand, tentang tradisi Buddha, tentang Raja-Raja Thailand, dan tentang banyak hal. Ia bangga sekali dengan Thailand, dan rasa bangganya itu menular kepada kami para wisatawan yang dipandunya. Tapi ada satu yang membuat saya terkesan, Ms Cha tahu apa yang sedang terjadi di Indonesia. Dia tahu bahwa Indonesia sekarang menjadi pengimpor beras dari Thailand dan Vietnam. Dan dalam percakapan selanjutnya via facebook, ia tahu bahwa Jakarta sedang terkena banjir besar. Padahal saya sendiri aja nggak ngeh bahwa Thailand waktu itu baru saja mengalami banjir besar (2011), dan krisis politik (2010). Percakapan dengan Ms Cha itu membawa saya pada sebuah pertanyaan. Jika saya bertemu orang asing, bisakah saya memperkenalkan kekayaan Bangsa Indonesia? 

Kejadian berikutnya adalah ketika saya travelling sendiri ke Corregidor. Di sini saya bertemu Rob, seorang warga Amerika Serikat, yang bernasib sama dengan saya, alias sendirian. Kami membuat kesepakatan tak tertulis untuk saling memotret. Ya, kami menjadi sahabat yang baik sepanjang perjalanan di Corregidor Island. Ketika sampai di Memorial Dome, Stella, tour guide kami memberi kuis : Sebutkan lima negara bagian  yang paling terakhir bergabung dengan Amerika Serikat.” Sepanjang jalan, saya bertanya pada Rob, dengan asumsi bahwa ia harusnya tahu. Tapi Rob, sambil nyengir berkata bahwa ia lupa… Ups,,, saya juga jadi sadar, saya sudah nggak inget lagi berapa provinsi Indonesia saat ini dan provinsi mana yang paling akhir terbentuk,,,, Terus, ternyata Rob malah bertanya balik pada saya tentang sejarah Indonesia. Waduuh,,, Saya hanya bisa menjelaskan bahwa Indonesia pernah dijajah Jepang selama 3, 5 tahun, dan walaupun singkat tapi begitu menderita. Terus, saya speechles… Kok saya bingung ya, mau ceritain apa lagi….Waaaa… maluuuu….

Kejadian berikutnya adalah kejadian pengulangan. Waktu libur natal kemarin saya ke Yogyakarta, dan di hostel bertemu dengan perempuan Argentina bernama Camilla, Kami awalnya mengobrol tentang rencana perjalanan kami, nah ujung-ujungnya merembet ke pertanyaan lain : apakah disini ada gereja? mengapa banyak anak-anak perempuan yang menutupi kepalanya dengan kerudung? apakah banyak orang muslim disini? apakah yang pakai kerudung itu pasti orang muslim? bagaimana cara pergi ke Borobudur dan Prambanan?  bagaimana orang Indonesia merayakan natal? waduhhh….

Kenapa saya bilang kejadian pengulangan? Karena dulu saya pernah ditanya hal serupa oleh seorang mahasiswi Korea yang sedang mengikuti pertukaran di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia. Melalui facebook, kami janjian untuk pergi ke Kebun Raya Bogor. Sepanjang jalan ia banyak menanyakan hal-hal yang tampaknya begitu umum dan biasa, tapi ternyata saya tidak pahami dengan mendalam. Nih, yang ia tanyakan : apa itu tahu? bagaimana bikin pisang goreng? mengapa banyak perempuan yang menutupi kepalanya dengan kerudung? apakah pakai kerudung itu wajib? apakah saya boleh pakai kerudung? bagaimana sistem pendidikan Indonesia? Bahkan dia minta buatin peta Indonesia… Nah, kan,,, puyeng…

Dari pertanyaan-pertanyaan itu, memang sebagian bisa saya jawab, tapi saya sadar, jawaban saya itu cuma kulit doang, karena saya sendiri tidak punya pemahaman mendalam tentang budaya saya sendiri, saya tidak terlalu mengerti perjalanan sejarah bangsa ini… Hmmm, jadinya bisa berbahasa Inggris saja nggak cukup,,, Masih banyak hal tentang Indonesia yang harus saya pelajari dan pahami…

Salah seorang ekspat di pabrik, yang asli India, sering banget duduk di ruangan saya untuk bercerita sejarah. Beliau menceritakan sejarah India, bahkan Bangladesh, dan juga Pakistan. Ia juga banyak bercerita tentang tradisi Hindu, tentang Wisnu, Ramayana, Festival Deepali, dan tentang macam-macam. Kadang beliau juga narsis berat, saking bangganya dengan India, dia sering bilang India itu jauh lebih indah daripada yang bisa kita lihat di film.. Dan saya sejujurnya sangat senang setiap kali mendengar beliau bercerita tentang hal-hal itu. Kelihatan banget beliau sangat kenal dengan negaranya, dan bangga menjadi orang India, meskipun saat ini sedang merantau. Beliau amat menginspirasi dan menantang saya, supaya suatu hari sayalah yang akan bercerita banyak tentang Indonesia pada beliau…

Ayo dong,,,share cerita tentang Indonesia…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s