Kicauan Seorang Jomblowati : Sepasang Sandal Jepitnya

Aku berdiri terpaku di depan pintu yang tertutup itu..
Dan aku melihat sepasang sandal jepit hitam teronggok rapi di depannya…
Melihat sandal jepitnya saja bisa membuatku tersenyum sekaligus berdebar.
Seolah sang pemilik sandal itu sungguh berdiri di hadapanku.
Kupandang lagi sandal jepit yang masih diam teronggok disitu.
Dan lagi-lagi aku tersenyum mengingat pemiliknya. Seorang pria bertubuh besar dan berkaki panjang.
Dan kupandangi sandal jepit itu lagi.
Ah, mengapa pemiliknya tak kunjung muncul dari balik pintu itu.
Akhirnya, dengan berat hati kutinggalkan sepasang sandal jepit itu.
Karena aku tak pernah berani mengetuk pintu ruangannya..
Apalagi mengetuk pintu hatinya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s