Selamanya…

Saat aku menulis catatan ini, lagu “Sebuah Kisah Klasik” dari Sheila on 7 sedang menggema di earphoneku. Entah mengapa, dua bulan terakhir aku begitu terhanyut setiap mendengarkan lagu ini. Mungkin karena liriknya sesuai dengan suasana hatiku akhir-akhir ini.

Dua bulan lalu, aku bertemu dengan lima orang istimewa yang mampu mengubah suasana hatiku yang biasanya sering bad mood menjadi sedikit ceria. Lima orang itu dengan caranya masing-masing berhasil membuatku tertawa dan tersenyum sepanjang hari. Setiap bersama mereka, aku seolah bisa keluar dari cangkang diriku, dan mampu menikmati hidupku.
Hmm… mungkin mereka memang diselimuti aura positif yang bisa menular padaku.. Mereka bisa membuatku merasa hidup, mempunyai harapan, seolah memiliki energi yang tak ada habisnya, dan membuat waktu berjalan begitu cepat..

Tapi… aku tahu, kebersamaan ini tak bisa selamanya.. Hanya setahun saja mereka ada di sekitarku. Dan setelah itu, mereka kembali akan terpencar satu sama lain. Pastinya akupun akan sulit untuk berjumpa dengan mereka. Mereka akan pergi ke kota-kota yang jauh, yang mungkin tak akan bisa aku jangkau.

Kini, setiap perjumpaan menjadi hal yang amat berharga, karena aku tahu ini tak akan terulang lagi..
Setiap tawa dan canda akan kusimpan dalam hati, karena suatu hari nanti mungkin aku tak akan mendengarnya lagi..
Sapaan hangat kalian tak akan aku lupakan, karena mungkin nanti tak akan ada lagi..
Setiap moment yang kita lewati akan aku jadikan kenangan indah, yang akan kuingat saat kalian tak ada lagi disini…

Hmm… aku tahu kebersamaan kita berbatas waktu. Aku tahu beberapa bulan lagi kalian akan pergi, dan mungkin setelahnya kalian akan melupakan aku, dan melupakan kami disini…
Aku tahu bahwa kalian memang harus pergi. Kalian harus terbang jauh mencapai tempat tujuan yang telah lama kalian impikan.

Aku takut, selamanya kita tak akan berjumpa lagi…
Aku takut kita tak akan bisa berteman lagi seperti saat ini..
Aku takut suasana bahagia ini tak akan terulang lagi…

Aku hanya ingin, suatu saat nanti kita akan berjumpa lagi dalam suasana yang hangat, sehangat persahabatan kita saat ini…

Sejujurnya… Aku tak ingin berpisah…

Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan – Sheila On 7

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali, kita berbincang tentang memori di masa itu.
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku, kita terharu seakan takkam bertemu lagi.
Bersenang-senanglah kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan di hari nanti. Sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah kar’na waktu ini yang ‘kan kita banggakan di hari tua.

Reff:
Sampai jumpa kawanku, s’moga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.
Sampai jumpa kawanku, s’moga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian.
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s