Naik Kereta ke Sukabumi… Tut… Tut… Tut… Siapa Hendak Turut…

Dulu… waktu saya masih kuliah, saya masih mengalami KRD Sukabumi-Bogor yang tiba di Stasiun Bogor sekitar pk. 07.00. Sebagian penumpangnya yang mau melanjutkan perjalanan ke Jakarta, biasanya akan naik KRL pk. 07.02. Salah satu penumpang setianya adalah bapak penjual tissue yang biasanya mangkal di halaman Stasiun UI.

Sejak tahun 2006, KRD itu dihentikan operasinya. Konon katanya gara-gara rangkaian keretanya sudah tua dan tak layak lagi. Memang sih, KRD Sukabumi itu seingat saya hanya terdiri dari empat gerbong dalam kondisi nggak banget, tapi hampir selalu dipadati penumpang, bahkan mereka banyak yang bergantungan di pintu yang nggak pernah tertutup dan sebagian naik ke atas rangkaian. Dulu… (lagi-lagi dulu), waktu saya masih sekolah, saya pernah dengar cerita bahwa ada beberapa pelajar yang tewas karena mereka duduk di atap kereta, dan tidak merunduk ketika melewati jembatan. Salah seorang teman yang pernah merasakan naik KRD ini ke Sukabumi bahkan begitu kapok dan ogah naik lagi, soalnya selain kondisinya yang kayak ikan sarden (atau cumi asin?), ada banyak copet, dan sering banyak preman bergaya punk yang bikin resah. O iya, ada yang ketinggalan, kadang ada anak sekolah yang lagi tawuran numpang ngumpet di rangkaian kereta. Dah gitu lawannya ikutan naik kereta untuk mencari mereka sambil bawa senjata tajam atau sabuk yang berduri-duri itu… Duh, pokoknya ngeri lah.

Sekitar tahun 2008, rute Bogor-Sukabumi dihidupkan lagi dengan kemunculan KRD Bumi Geulis. Jadwal keberangkatannya sama dengan KRD jadul itu : dari Sukabumi pk. 05.00, tiba di Bogor pk. 07.00, dan berangkat lagi dari Bogor pk. 17.00, tiba di Sukabumi pk. 19.00. Dilihat dari penampilannya, KRD ini memang berwajah geulis (basa Sunda yang artinya cantik), nggak reyot kayak si KRD jadul. Ternyata selain munculnya si KRD Geulis ini, PT KAI juga melakukan perbaikan di sepanjang jalur Bogor-Sukabumi.

Tapi… belum sempat saya mencicipi si Geulis ini, pada Desember 2012, si Geulis sudah tidak beroperasi. Katanya sih karena umur keretanya sudah tua… Ternyata ketiadaan sarana KRD antara Bogor Sukabumi mengakibatkan kemacetan parah di jalan raya Sukabumi. Pada Desember 2012, saya membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam untuk menempuh Sukabumi dari Bogor. Hal ini diperparah dengan longsornya jembatan Caringin pada Oktober 2013. Waktu tempuh Bogor-Sukabumi bisa mencapai 5 hingga 6 jam. Padahal sekitar tahun 2001, Bogor-Sukabumi bisa ditempuh dalam waktu hanya 2 jam saja.

Untunglah… pada 9 November 2013, PT KAI meresmikan KA Pangrango yang melayani rute Bogor-Sukabumi, dan digabung dengan KA Siliwangi yang melayani rute Sukabumi-Cianjur. Kabar gembira untuk kita semua : gerbongnya berAC… dan jumlah penumpang disesuaikan dengan jumlah tempat duduk. So,, nggak akan berasa jadi sarden atau cumi asin deh… Ada dua kelas yang tersedia, yaitu kelas eksekutif dan kelas ekonomi.

Ini nih tarifnya :

Bogor – Sukabumi : eksekutif Rp. 50.000, ekonomi Rp. 20.000

Sukabumi – Cianjur : eksekutif Rp. 35.000, ekonomi Rp. 20.000

Bogor – Cianjur : eksekutif Rp. 85.000, ekonomi Rp. 40.000

Dan ini jadwalnya (valid per November 2014) :

Sukabumi – Bogor : 

KA Pangrango 101 : 05.00 – 07.03

KA Siliwangi 103 : 10.05 – 12.08

KA Siliwangi 105 : 15.45 – 17.48

Sukabumi – Cianjur :

KA Siliwangi 102 : 05.45 – 07.05

KA Pangrango 104 : 10.20 – 11.41

KA Pangrango 106 : 15.50 – 17.10

Cianjur – Sukabumi :

KA Siliwangi 103 : 08.15 – 09.36

KA Siliwangi 105 : 13.50 – 15.10

KA Siliwangi 107 : 18.15 – 19.35

Bogor – Sukabumi :

KA Pangrango 104 : 07.55 – 09.59

KA Pangrango 106 : 13.25 – 15.29

KA Pangrango 108 : 18.30 – 20.41

Keterangan : jika mau ke Cianjur dari Bogor, maka naiklah kereta jurusan Sukabumi, nah keretanya akan ngelanjut sampai Cianjur kok…

Stasiun yang dilewati : Bogor Paledang – Batu Tulis – Maseng – Cigombong – Cicurug – Parung Kuda – Cibadak – Karang Tengah – Cisaat – Sukabumi. Kalau ke Cianjur masih melewati 6 stasiun lagi, yaitu : Gandasoli – Cireungas – Lampegan – Cibeber – Cilaku – Cianjur.

Sejak KA ini dilaunching, saya pengen banget mencicipi.. Soalnya saya udah kangen kronis sama Sukabumi.. Tapi banyak yang bilang tiket KA ini selalu sold out, jadi kalau mau berangkat harus booking tiket minimal seminggu sebelumnya. Duh, ini nih yang agak malas, soalnya saya rada-rada susah untuk mengatur jadwal,,, (jiah…sok sibuk banget yaa…). Maunya sih begitu ada waktu, langsung beli tiket, dan cabuut…

Tapi… Sukabumi terus memanggil,, ditambah lagi salah satu atasan saya di pabrik juga berencana ke Sukabumi naik kereta… Jadilah saya makin tergiur… Saya buka-buka kalender nyari jadwal kosong, tapi akhirnya mundur lagi karena masih ragu (dih… labil amat sih gue,,,).

Hmm… setelah mikir ngalor ngidul kesana kemari, akhirnya saya menentukan untuk berangkat tanggal 16 November 2014 (saat itu tanggal 10 November 2014). Saya cek jumlah seat di aplikasi Padi Train, ternyata untuk keberangkatan dari Bogor yang pk. 07.55, jumlah seat ekonomi (maklum kere) masih lebih dari 250 seat. TAPI… kereta yang dari Sukabumi pk 15.45 sisa seatnya tinggal 16 seat, dan yang eksekutif malah sudah habis. Alamakk… harus gerak cepat deh. Langsung saya kontak teman yang di Sukabumi untuk memastikan dia ada di rumah ada hari itu (gak lucu kan udah jauh-jauh kesana ternyata orang yang ditujunya malah kagak ada di rumah…). Setelah ada jawaban positif dari dia, saya langsung booking via padi train. Masalah muncul ketika mau bayar. Karena saya ngga punya XL Tunai, Mandiri Click Pay, Finpay, so saya putuskan untuk bayar pakai kartu kredit. Sialnya, waktu itu Ind**at ngga ada sinyal, padahal kode verifikasi kartu kredit akan dikirim by sms. Padahal nomor telepon yang terkoneksi dengan kartu kredit saya adalah si In**s*t itu… Mati dah… Dah gitu jangka waktu pembayarannya hanya satu jam setelah booking…

Saking bingungnya, akhirnya saya minta tolong teman yang bisa buka internet di komputernya untuk bookingin tiket di webnya PT KAI (https://tiket.kereta-api.co.id/), TAPI.. entah kenapa, pagenya nggak bisa diloading,,,padahal data saya sudah diisi lengkap… Alamak… kok kayak nggak direstui begini toh…

Mendekati lewat batas waktu sejam sesuai yang disyaratkan Padi Train, akhirnya saya mencomot sepeda teman saya yang sedang terparkir manis, dan langsung mengayuhnya menuju Indo**ret terdekat. Nggak lupa bawa KTP juga… Proses booking di Indo**ret ini berjalan lancar, saya langsung booking tiket ekonomi PP Bogor-Sukabumi-Bogor, dengan harga total  Rp. 37.500 (katanya ada diskon Rp. 5000/ pemberangkatan, tapi ada biaya booking Rp. 7.500). Sebagai bukti booking adalah dua lembar struk yang berisi kode booking, seat, dan nama saya. Bukti itu harus ditukar di Stasiun paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan. O iya, pas saya booking, jumlah seat kereta pulang dari Sukabumi tinggal 13 seat, dan esok paginya saya cek sudah habis,,bis,,biss,,, untung saja…

Satu hari sebelum keberangkatan, saya sudah tukar tiket di stasiun Bogor Paledang. Soalnya saya takut kesiangan di hari H… hehehe… O iya, untuk KA jurusan Sukabumi dan Cianjur, pembelian tiket, penukaran tiket, dan keberangkatan kereta dilayani di Stasiun Bogor Paledang dan bukan di Stasiun Besar Bogor.. Deket kok,,, tinggak nyebrang aja dan jalan sekitar 100 meter aja dari stasiun Besar Bogor…
image

Hari yang dinantikan pun tiba,,, ciyeeee… 45 menit sebelum keberangkatan saya sudah stand by di Stasiun Paledang… Duh, sayangnya kursi peronnya limited edition, terus pas nunggu kereta di peron, saya kehujanan, maklum bagian peron yang ada atap penutupnya juga limited edition sih…

Pas berangkat ini saya kebagian seat no 4B, gerbong ekonomi no I. Sempet bete ngebayangin duduk di tengah dua penumpang lain. Tapi syukurlah… sampai Sukabumi saya hanya duduk berdua, dan saya bisa duduk nempel jendela… my favorite seat… Awalnya saya nguantuk banget… soalnya semalam sebelumnya saya kurang tidur (senewan mau jalan-jalan…hehehe). Niatnya mau numpang tidur, apalagi antara Stasiun Bogor, Batu Tulis hingga Maseng, pemandangannya hanya pohon-pohon dan semak-semak. Suasananya sepi dan agak spooky. Di sepanjang jalan ada beberapa titik yang sedang diperbaiki dan diperkuat pondasinya..

Tapi begitu sampai Stasiun Cigombong, barulah saya ternganga.. pemandangannya… wow… gunung yang berkabut ditambah sungai, plus taman kecil di sisi stasiun bikin saya speechless… Beberapa penumpang mulai beraksi mengeluarkan kamera, dan turun sejenak untuk mengabadikan pemandangan stasiun.

Menjelang stasiun Cicurug, mulailah muncul pemandangan rumah penduduk dan mulai terlihat jalan raya Sukabumi. Di stasiun Cicurug ini, saya melihat kereta pengangkut galon Aqua. Katanya sih Aqua ini diangkut dari pabrik menuju stasiun (dan sebaliknya) menggunakan truk, lalu di stasiun muatannya dipindahkan ke gerbong..
image

image

Saya akhirnya tertidur setelah melewati Stasiun Parung Kuda… ngantuknya udah ngga ketahan deh… dan baru terjaga lagi menjelang stasiun Cisaat. Di Cisaat ini sebagian besar penumpang turun. Sepuluh menit setelah Cisaat, akhirnya saya tiba di Sukabumi pada pk. 10.12. Ngaret sekitar 13 menit dari jadwal yang seharusnya. Jangan kira kecepatan keretanya kayak KRL Commuter Line yaa… KA Pangrango dan Siliwangi ini hanya beroperasi pada kecepatan 30-40 km/jam (kebayang kan?)
image

OK, kita skip cerita di Kota Sukabumi plus cerita nyasarnya saya… Tapi saya ingin sekilas menceritakan tentang Stasiun Sukabumi yang suasananya mirip Stasiun Besar Bogor, dengan kanopinya yang mirip, dan bentuk bangunan tuanya. Stasiun ini sudah berdiri sejak tahun 1882 dan terletak di ketinggian +583 dpl. Ini nih ada link tentang sejarah stasiun Sukabumi : http://radarsukabumi.com/?p=100898. Dan ini sejarah jalur KA dari Bogor-Sukabumi-Cianjur : http://heritage.kereta-api.co.id/?p=1271
image

Menjelang pk. 15.35 saya baru tiba lagi di Stasiun Sukabumi. Setelah melewati pemeriksaan tiket dan KTP, saya masuk gerbong dan mencari seat 18 C di gerbong ekonomi no II. Karena kosong saya memilih duduk dekat jendela,,,hehe… lalu muncul seorang gadis di sebelah saya. Karena dia ngga minta tukar, jadi saya cuek aja. Eh, mendadak dia panik, katanya tiketnya hilang,,,, jiah,,, setelah dia menghampiri petugas, dia diminta menyerahkan KTPnya, dan tak lama kemudian dia menemukan tiketnya yang ternyata nyempil di sudut tasnya… (ampunnn…). Ketika hendak menghubungi petugas yang memegang KTPnya, petugas itu sudah mendatangi kami sambil membawa KTPnya beserta data manifest penumpang… wow…keren juga ya,,,udah ada manifest penumpang segala…

Di stasiun Cibadak,,, akhirnya saya diusir oleh pemilik seat dekat jendela,,, hiks… Meskipun seharusnya kereta terisi penuh, tapi di seat no.18 itu hanya terisi 5 orang… Untung juga sih, soalnya kalau penuh terisi 6 orang, kaki-kaki kami pasti akan saling beradu dengkul ketemu dengkul deh… Soalnya spacenya ngga terlalu besar…

Pada perjalanan pulang ini, saya sempat mencicipi toilet berjalan… hihihi… Toiletnya vulgar.. lubangnya langsung mengarah ke rel.. Jadi semua yang kau buang akan berakhir di rel kereta… hiiy,,,, tapi ada shower, tissue, dan wastafel… Untungnya air selalu tersedia… Sayangnya di depan toilet kebanjiran karena persambungan atap gerbong yang kurang ok.

Saya baru ngeh juga, ternyata stasiun-stasiun yang dilewati semuanya masih bergaya arsitektur kuno jaman Belanda. Dan ada beberapa stasiun yang sepertinya sedang dipugar. Duhh,,semoga nggak sampai menghancurkan bentuk aslinya yaa,,

Dan saya juga baru ngeh, bahwa menjelang stasiun Batu Tulis, kereta melintasi jalur tepat di bawah pemakaman Gunung Gadung dengan bong painya yang gede-gede itu… Pantesan aja spooky…

Kereta tiba di Bogor tepat pk. 18.00, terlambat 12 menit dari jadwal seharusnya… Tapi ya,,,lumayan lah, nggak parah-parah banget, apalagi jadwal keberangkatannya sudah on time… Maju terus deh PT KAI… Semoga jalur Bogor-Sukabumi-Cianjur ditambah lagi frekuensi keberangkatannya, untuk mengurangi kepadatan jalur Sukabumi, Puncak dan Cianjur.. Trus, supaya nggak kerasa dikejar-kejar waktu juga… Kebayang kan sampai di stasiun Sukabumi jam 10 lewat, dan jam 15.30 harus udah stand by lagi di stasiun Sukabumi… Kagak puas deh rasanya….

Lain kali nabung ah biar bisa beli tiket eksekutif.. hihihi…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s