Sebuah Rumah Berjendela Lima

Rumah tua itu terletak di tepi jalan ramai..
Bentuknya yang unik membuat setiap orang yang lewat sejenak berpaling memperhatikannya.
Rumah itu memiliki lima jendela, masing-masing memiliki ukuran dan jarak yang sama.
Dulu, kelima jendela itu terlihat jelas dari jalan raya, namun kini tumbuhan rambat sedikit menutupinya.
Lima jendela itu terkadang terbuka, dan sering pula tertutup.
Ketika mereka terbuka, akan terlihat cahaya lampu ruangan di baliknya, meski tak jarang pula hanya gulita yang dibingkainya..
Pada siang hari, jendela yang terbuka menandakan penghuninya sedang ada di rumah.
Atau kalaupun pergi, pastilah hanya sebentar dan tak terlalu jauh..
Ketika malam tiba, keberadaan penghuninya dapat terlihat dari cahaya lampu yang berpendar di balik jendela itu.
Kadang, jendela itu tertutup dalam waktu yang cukup lama, beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan, bahkan pernah juga beberapa tahun.
Kadang hanya satu jendela yang terbuka, kadang dua, kadang tiga, kadang empat, kadang lima, dan kadang tak ada yang terbuka sama sekali.
Mungkin penghuninya sedang pergi jauh, atau mungkin penghuninya sudah pergi meninggalkan rumah itu.
Maklum, rumah itu tak memiliki penghuni tetap. Sang penghuni rumah itu datang dan pergi silih berganti
Kadang sang penghuni juga merasa tak perlu membuka semua jendela-jendelanya.
Kadang jendela yang tertutup menimbulkan pertanyaan, sedang dimanakah penghuninya?
Apakah penghuninya sedang tidak sehat? atau apakah sedang pergi jauh,? atau apakah sudah pindah ke rumah yang baru?

Sebuah rumah tua dengan lima jendela.
Sisa peninggalan masa lalu yang masih berdiri tegak di tengah kota.
Ada banyak orang yang pernah menghuninya.
Ada banyak orang yang pernah ada di balik jendela-jendela itu.

Sebuah rumah tua dengan lima jendela.
Selalu membuatku berpaling padanya.
Untuk sekedar memandang, atau mengamatinya.
Tak jarang pula hanya untuk melihat apakah kelima jendelanya terbuka hari ini.

Sebuah rumah tua dengan lima jendela.
Selalu membangunkan kenangan tentang para penghuninya.
Mereka yang pernah dekat dan pernah bersahabat.
Mereka yang telah pergi dan yang sekarang ada.
Mereka yang singgah sementara atau menetap cukup lama.
Mereka yang membawa kisahnya masing-masing, serta meninggalkan banyak kesan dan kenangan.

Sebuah rumah tua dengan lima jendela…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s