Hari Ini…

Aku memandangmu… Mendaraskan Salam Maria dengan begitu khusuk…
Tanganmu menggenggam rosario hijau milikku..

Pandanganku kualihkan pada patung Bunda Maria di hadapan kita..
Entah mengapa, ada rasa yang menyesakkan dadaku yang berujung pada sebuah kalimat pada Bunda kita..
“Bunda.. aku hanya ingin dia bahagia.. Tolonglah ia meraih cita-citanya yang mulia…Asalkan ia bahagia.. Aku akan berbuat apapun.. Asalkan ia bahagia..”

Hari ini…Aku merasa kita bagai cermin.. Ada banyak kesamaan antara kita, selain karena kita berasal dari dekade yang sama…

Hari ini… Aku merasa hatimu begitu hangat… Tetap seperti mentari pagi yang kutemui setengah tahun yang lalu..

Kau begitu baik… Kadang terlalu baik.. Sehingga membuat aku terperangah.. Terkejut.. Dan akhirnya ingin mengandalkanmu..

Terlepas dari apa yang aku rasakan, aku ingin berterima kasih karena kamu sudah berbuat begitu banyak untukku…

Bayangan perpisahan sudah semakin mendekat..
Tak bisa tidak, dan tak mungkin ditunda, hari itu akan datang..
Kita tak bisa sedekat sekarang..
Kita mungkin akan sejauh ujung dunia..
Atau mungkin hanya sedekat batas kota..
Tapi tak akan ada lagi hari-hari seperti ini..

Aku hanya ingin kamu bahagia..
Aku hanya ingin kamu bisa menggapai cita-citamu yang mulia..
Apapun yang harus terjadi..
Dimanapun kamu berada..
Aku hanya ingin kamu bahagia…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s