Ketika Jauh..

Influent, Effluent, Polymer, Serum, Conversion,,
Seluruh informasi mengalir pagi ini dari rekan-rekan di ruanganku..
Mereka begitu bersemangat menyambut Senin pagi ini…
Tapi aku tidak..
Tubuhku ada disini, tetapi pikiranku jauh adanya..

Entah mengapa aku selalu membenci hari Senin..
Karena bekerja berarti jauh darimu…
Karena Senin berarti aku harus menunggu hingga Jumat berlalu..
Hingga aku bisa berjumpa lagi denganmu..
Sabtu dan Minggu…
Itupun jika aku beruntung..

Ingin sekali berjumpa denganmu setiap hari..
Memastikan kamu masih ada disana..
Memastikan kamu baik-baik saja..
Tapi itu tak bisa…
Bahkan selamanya tak akan mungkin..

Tak lama lagi,
Aku bahkan tak bisa berjumpa lagi denganmu,
Meski hanya sekadar Sabtu dan Minggu..
Aku tak bisa lagi melihatmu, bahkan tak bisa memastikan bahwa kamu baik-baik saja..

Nanti..
Tak ada lagi penantian atas datangnya Sabtu dan Minggu..
Tak ada lagi harapan menunggu Jumat berlalu..
Karena setiap hari akan terasa sama saja…
Tak ada kamu..

Aku tak tahu bagaimana harus menjalani hari-hariku..
Nanti.. Ketika kita semakin jauh..

Influent, Efluent, Polymer, Serum, Conversion..
Kata-kata itu terus saja terdengar di telingaku..
Berlalu tanpa makna..
Mengalir tanpa ingin kutangkap..
Karena pikiranku hanya ingin berlari ke sampingmu…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s