Kamu…

Aku mulai menghitung mundur hari-hari yang tersisa…
Sudah tak lama lagi..
Waktunya akan tiba..
Aku tak akan melihatmu lagi disini..
——
Bertemu denganmu pagi ini sudah cukup membuat hariku menjadi cerah..
Kau menyapaku ramah, dan selalu hangat seperti mentari pagi..
Namun sudut hatiku sadar bahwa semua ini akan segera berakhir..
Hingga mendung pun menutupi mentari pagi yang ramah itu..
—–
Ketika kau pergi nanti,
Akankah kau membawa keceriaan dan semangat ini bersamamu?
Akankah aku kembali lagi seperti aku yang dulu?
—–
Sejak bertemu denganmu hidupku berubah..
Aku adalah seorang yang hampir kehilangan semangat hidup,
Namun aku telah mendapatkannya kembali sejak kau disini..
—–
Kau tak pernah memintaku untuk menjadi ramah, kau tak pernah memaksaku untuk berubah..
Kau tak pernah memintaku untuk menerima prinsip hidupmu..
Tapi aku sadar aku telah banyak kau ubah..
Darimu aku belajar untuk menjadi seorang yang hangat..
Setiap perjumpaan denganmu selalu mengisi ulang cadangan semangatku..
Segala janji dan harapan untuk berjumpa telah membuatku kuat menghadapi hari-hariku..
—–
Setelah kau pergi nanti..
Tak ada lagi orang yang akan kutunggu di depan pintu ini..
Tak bisa lagi aku menemukanmu di penjuru kota ini..
Aku tak bisa lagi menatap sosokmu dengan segala ketenangan dan pesonanya..
Tak ada lagi tawa dan obrolan-obrolan yang hanya kita pahami berdua saja…
—–
Jika nanti kau mendengar lagu-lagu yang pernah kita nyanyikan dan dengarkan bersama, apakah akan membawa ingatanmu pada diriku?
Jika kau bersua dengan teman-temanmu, yang juga teman-temanku, apakah kau akan ingin tahu tentang kabarku?
—–
Entah akan sejauh apa kita nanti..
Akankah kita selamanya tak pernah berjumpa lagi?
Apakah jarak hati kita akan sejauh jarak tubuh kita?
Apakah segala kenangan tentang kita akan segera kau hapus dari ingatanmu?
—–
Apakah kita akan tetap memegang janji kita untuk tetap menjaga persahabatan ini?
Apakah kita akan tetap saling mengingat satu sama lain?
Apakah kita tetap saling mengenal jika suatu hari nanti kita bersua lagi?
—–
Jika aku memintamu tetap disini,
Apakah kau akan tinggal?
Tapi kumohon..
Pergilah…
Buatlah aku selalu bangga padamu..
—–


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s