Happy Birthday, Celina..

Tenang… tenang.. jangan heboh dulu… yang ultah bukan saya, tapi blog ini… Jadi jangan repot-repot nyari kado yah… Kalau ada yang bermurah hati ngasih kado buat pemilik blog ini sih, pasti saya terima dengan tangan dan hati terbuka… (tapi jangan nanya kapan saya ultah ya… rahasia…)

Ultahnya pun sebenernya masih besok, cuma sengaja diposting hari ini, karena besok adalah hari Kamis (coba apa hubungannya? ga ada kan?)

Karena postingan ini adalah edisi ultah, maka mohon dimaafkan (dan dimaklumi) jika ada kata-kata yang kurang berkenan, misalnya rada songong (sombong), narsis, arogan (apa bedanya arogan dengan sombong?), nyebelin, dan kawan-kawannya yang menyebalkan. Kesamaan nama dan tempat dalam posting ini bukanlah suatu kebetulan, dan bukan rekayasa adanya.

Blog ini dilahirkan pada suatu petang.. eh tunggu.. saya cek dulu yah, tahun lahirnya.. kayaknya waktu itu blog ini dibuat hari Minggu sore-sore deh, tapi pas dilihat di kalender kok hari Sabtu ya? Oh iya,,, baru inget.. betul hari itu adalah hari Sabtu sore, 26 November 2010… waktu itu koneksi internetnya nebeng sama hpnya adek yang bisa dijadiin modem. (malu2in deh masa nebeng seh…). Terus awalnya bingung begitu karena ngga tau mau mulai dari mana dan nulis dimana…

Awalnya blog ini dibuat sebagai diary, gara-gara saya punya hobby curhat tapi gak tau mau disalurkan kemana. Awalnya sih curhatan itu saya tuliskan di notesnya facebook, tapi lama-lama saya merasa nggak nyaman, abis teman-teman facebook saya (yang kebanyakan adalah orang sepabrik) langsung komentar baik secara lisan maupun tulisan setiap kali saya posting satu notes baru. Mending komentarnya bikin semangat, ini kadang nyindir dan nyinyir.. Nyela pula.. jadi malas deh..

Nah, sebelumnya memang ada satu teman yang pernah cerita tentang blog. Sebenernya sih saya pernah bikin blog di… duh lupa namanya… pokoknya yang sekarang udah ngga ada lagi deh.. cuma saya ngga pernah ngerti pakainya gimana. Blog itu dulu dibuat supaya bisa baca postingan seseorang tentang cerita jalan-jalannya. Teman saya itu menyebut-nyebut nama blogspot, cuma entah kenapa akhirnya saya pilih wordpress (udah lupa alasannya, padahal baru aja berlalu 5 tahun ya…).

Karena niatnya punya blog adalah sebagai tempat curhat, akhirnya blog ini beneran kayak diary deh. Sekarang saat baca postingan-postingan awal, jadinya malu sendiri… Yaelah.. ternyata gue dulu segalau itu yee.. (padahal ampe sekarang juga masih belum tobat kegalauannya). Lama-lama isi postingannya berubah.. dari yang galau biasa jadi galau yang luar biasa.. halah… ini sih bukan berubah ke arah yang lebih baik yee.. Sempat pengen mengubah status postingan jadul itu jadi private, tapi kalau semua diprivate, sisa postingannya jadi tinggal sedikit banget… hehehe.. nggak jadi diubah deh..

Tapi dengan melihat postingan di masa lalu itu, saya jadi bisa belajar dan mengevaluasi diri saya. Ternyata hal-hal yang dulu bikin gundah gulana, yang dulu bikin esmosi jiwa, sekarang udah berlalu dan ngga ada sisa rasanya. Saya jadi mengaminkan apa yang dikatakan oleh sang bijak “tak ada yang abadi”, termasuk perasaan kita. Apa yang dulu bikin kita menangis, mungkin sekarang tak lagi bisa membuat kita menangis. Apa yang dulu kita anggap masalah besar, sekarang mungkin tak ada apa-apanya lagi. Dan seseorang yang dulu kita anggap paling ganteng sedunia, sekarang nampaknya “biasa aja…” Kalau sedang kangen masa lalu dan ingin bernostalgia, saya biasa membuka kembali postingan-postingan lama saya. Dan saya sadar bahwa saya telah tumbuh (nggak tumbuh ke samping lho) dan banyak berubah (menjadi lebih dewasa) dibandingkan dengan saya lima tahun yang lalu..

Oh, iya,, kenapa nama blog ini Celina2609? Celina adalah gabungan nama saya (dilarang kepo nanya nama asli saya ya!!) dan nama seseorang.. hehehe.. lagi-lagi dilarang kepo untuk nanya siapa seseorang itu. Kenapa gak pake nama sendiri? Alasannya simple aja, supaya ngga ada yang tahu bahwa blog ini milik saya, so saya bisa curhat dengan bebas tanpa ketahuan siapapun juga. Paham? eh…kok jadi galak ya… maaf… Kalau 2609 itu kode rahasia, hanya kalangan terbatas yang tahu arti kode itu. Tapi jangan dipakai buat main judi lho… Sempat terpikir untuk ganti nama, tapi ngga ngerti caranya gimana (halah…), dan lagian sayang juga secara si Celina2609 ini udah kadung ngetop.. uhuyy…

Lama kelamaan, terutama sejak saya kenal dengan istilah travelling, blog ini bertambah isinya dengan cerita perjalanan saya. Nah, sejak inilah blog saya agak ramai (ciyeee… ramai niyeee). Walaupun ngga seramai jalanan Kota Cilegon antara jam 6 sampai jam 8 pagi, tapi lumayanlah bikin hati sedikit senang… Ternyata tulisan gue ada yang baca n merhatiin.. Apalagi kalau yang baca itu meninggalkan komentar positif… duh… rasanya mau terbang ke langit…

Tapi kadang ada juga yang nulis komen aneh, yang bertanya sesuatu, padahal udah tertera di tulisan saya. Atau nanya sesuatu yang di luar konteks, padahal saya juga kagak tau jawabannya.. Akhirnya saya nanya sama mbah yang tahu segalanya, sabar dan baik hati.. Siapa lagi kalau bukan Mbah Google.. Eh, tapi Mbah Google juga gak selamanya tahu segalanya lho.. Buktinya begitu saya nanya “siapa nama cowok ganteng yang tiap hari lewat naik bus jemputan PT Blablabla, dan duduk di sisi kiri, bangku nomor 3 dari depan?”, si Mbah nggak bisa jawab.. suerr… (mohon abaikan kalimat terakhir ini.. please….).

Saya pernah jadi budak statistiknya wordpress. Setiap pagi buka stats sambil nunggu bus jemputan, sampai mendadak kecewa sendiri gara-gara pencapaian statistik saya yang gak sesuai target, bahkan rendah banget. Wah, sempat beberapa bulan saya mogok buka wordpress (konyol sekali yah!). Tapi lama-lama saya kangen juga untuk menuliskan sesuatu di blog ini. Hingga akhirnya saya belajar memegang prinsip : saya menulis untuk diri saya sendiri, syukur-syukur berguna bagi orang lain, tapi bukan untuk sebuah angka statistik. Dan syukurlah si Celina ini sudah bertahan selama 5 tahun…horeee… tepuk tangan dong, sodara-sodara…

Seiring berjalannya waktu, isi blog ini bukan cuma curhatan galau dan cerita sepanjang jalan saja, tapi juga beberapa materi studi kitab suci dan iman Katolik.. Hmm,, jadi begini ceritanya, sejak saya ikutan Kursus Kitab Suci dan sering dapat tugas paper, rasanya sayang juga kalau paper itu hanya berakhir di meja dosen saya, so mending hasil tulisan itu saya posting di blog kan? Lumayan buat dokumentasi dan siapa tahu berguna bagi mereka yang juga sedang studi. Terus waktu tahun 2013, saya menjadi kontributor sebuah majalah rohani, jadi hasil tulisan itu saya masukkan saja di blog. Lumayan biar blog ini kelihatan serius dikit lah…

Nah… ternyata tulisan serius itu juga bikin blog saya jadi ramai.. Jadi kalau bulan Mei dan Oktober, pengunjung blog saya mendadak ramai gara-gara ada tulisan tentang Bulan Maria dan bulan Rosario, yang dalam Gereja Katolik dirayakan bulan Mei dan Oktober. Terus kalau menjelang musim mudik atau libur panjang, tulisan tentang transportasi Bogor ke Merak biasanya jadi yang paling laris dikunjungi. Kalau lagi musim pelajaran tentang sejarah Kamboja, pasti tulisan tentang Choeung Ek dan Tuol Sleng yang ramai pengunjungnya…

Awalnya saya beneran cuma menganggap blog ini sebagai diary. Saya nggak pernah menyangka bahwa saya bisa ketemuan dengan sesama blogger, merencanakan perjalanan bersama, ke tempat yang sama-sama membuat kami merasa pulang. Nggak pernah terpikir sedikitpun dalam benak saya, bahwa saya bisa langsung akrab dengan seseorang yang hanya saya kenal lewat tulisan-tulisannya. Bahkan nggak pernah nyangka juga bahwa hubungan persahabatan dalam dunia maya ini bisa berkembang menjadi persahabatan di dunia nyata. Saya yang berpikir semua itu adalah kebetulan ditegur dengan quotes : “semua kejadian itu bukanlah suatu kebetulan.” Inilah yang membuat saya percaya bahwa pertemuan kami di blog, yang berlanjut dengan hal-hal menakjubkan berikutnya, bukanlah suatu kebetulan. Semua itu sudah ada yang mengatur. Begitu juga ketika saya dipertemukan dengan blogger lainnya yang sama-sama menyukai sejarah, museum, heritage site, candi, bahkan kuburan kuno, yang membuat saya merasa menemukan teman-teman yang mengagumkan.. Pasti semua itu ada yang mengatur.. Dan saya akhirnya mengalami perubahan paradigma.. Blog ini ternyata bukan sekedar diary saja. Tapi tempat saya berinteraksi dengan orang-orang hebat di luar sana.. Saya menemukan orang-orang yang begitu positif, memberi masukan yang membangun, mendukung dengan berbagai cara, membuat saya merasa lebih hidup, dan memberi pujian atas tulisan saya… (tuh kan… mulai narsis…). Narsis ergo sum : saya narsis maka saya ada.

Apalagi setelah saya ikutan (didorong untuk ikutan oleh sahabat saya) Weekly Photo Challenge. Saya jadi belajar menulis pakai Bahasa Inggris, memakai pikiran dan perasaan untuk memilih foto yang sesuai tema, dan mendapatkan banyak teman-teman baru dari berbagai penjuru dunia. Cuma sampai saat ini saya belum pede ikutan daily post. Soalnya sebelum saya sempat menyelesaikan draft tulisan saya (dalam Bahasa Inggris), temanya sudah berganti lagi. Jadi kebayang kan betapa lamanya saya membuat draft untuk suatu tulisan?

Celina juga menunjukkan karakter saya. Ternyata saya kalau udah nulis bisa betah berlama-lama, dan ngga bisa tertunda. Soalnya kalau lagi ON terus diputus, inspirasinya bakal menghilang entah kemana. Dan saya baru sadar, kalau tulisan saya ternyata panjang-panjang. Entah harus bangga atau ngga. Tapi saya sangat menyukai detail, jadi saya menuliskan setiap detail yang saya ingat. Nah, hal ini menyebalkan mereka yang dulu jadi redaksi dan editor di majalah, soalnya susah ngeditnya plus makan banyak halaman.. Maafkan daku teman-teman.. Untung di blog ngga ada pembatasan jumlah huruf yaa… hehehe…

Beberapa bulan lalu, seorang dosen menyarankan saya untuk lebih serius lagi dalam hobby blogging ini. Menurut dia, siapa tahu ini adalah talenta saya yang jika dikembangkan akan bisa menghidupi saya nantinya. So, kadang saya share postingan saya ke beliau, dan senang banget atas respon beliau yang selalu positif. Cuma akhir-akhir ini saya jarang sharing ke beliau, soalnya sering lupaaa… hehehe…

Hmm.. ini rahasia lho… sampai saat ini hanya ada 4 orang yang sudah mengetahui siapa pemilik blog ini, atau berhasil menghubungkan saya dengan Celina, dan hanya ada 1 orang blogger yang pernah kopi darat dengan saya.. hehehe…

Usia lima tahun emang masih baby banget.. Kalau untuk manusia, usia segini lagi lucu-lucunya dan kadang nyebelin… Celina yang berusia lima tahun memang belum ada apa-apanya. Belum punya kontribusi bagi bangsa dan negara tercinta. Tapi lima tahun bersama Celina, saya bagai punya sahabat yang menjadi cerminan diri saya sendiri. Celina itu seperti bejana tanpa dasar saat saya butuh seseorang untuk berbagi.. eh.. kok jadi curcol..

Happy birthday, my Celina2609… Ingatkan aku untuk selalu menulis hal yang positif bersamamu yaa…

*Tepat di hari ulang tahunnya ini, Celina resmi punya foto profil…. yeaayyyy… Setelah bertahun-tahun pakai foto tante-tante penjual yong tau fu di Food Republic, dan berbulan-bulan pakai foto tanpa wajah punyanya wordpress, akhirnya hari ini Celina mendapat pencerahan tentang bagaimana ganti foto profil… Tapi ya… itu bukan muka pemilik blog ini lho yaa….


15 thoughts on “Happy Birthday, Celina..

  1. Celina, Happy 5th Birthday to Your Blog!🙂
    Semoga tulisannya semakin banyak dan berguna bagi banyak orang.
    Berikutnya…. foto dibalik Celina2609 ini dong… (ambil aja sunrise, bunga atau bayanganmu😀😀 :D)

  2. Hihi, kayaknya saya juga sudah tahu nih siapa diri Mbak yang asli dari orang yang pernah melakukan perjalanan bareng dengan dirimu :hehe. Dan Instagram. Sering share di Instagram juga, kan? :hoho.
    Saya suka tulisan yang seperti ini, soalnya jadi refleksi dan bukti bahwa tulisan bisa mendewasakan. Sambil mengingatkan diri sendiri untuk tidak membebani pikiran dengan banyak keharusan, yang pada akhirnya cuma membuat tangan tak kuasa untuk menulis ide-ide. Soal detail, saya juga suka detail :haha, dan masa bodo deh tulisan mau sepanjang apa, yang penting lengkap :haha.
    Selamat ulang tahun! Saya memang sok akrab, baru kenal sudah menulis komentar sepanjang ini, tapi ya beginilah saya, mohon diterima :haha.

    1. Kak Gara… komentarnya (yang panjang itu) aku terima dengan senang hati… hehe…
      wah,,, pasti seseorang yang komentar di atas yah yang membocorkan siapa diriku? (haha…sok misterius), ayo kapan-kapan kita jalan2 bertiga…
      betul, kak.. kita baru temenan di instagram kemarin malam.. (ini sebagai konfirmasi bahwa aku ngga salah follow orang… hihihi)
      Terima kasih banyak ya, kak…
      betul.. yang terutama dalam menulis itu adalah memuaskan hasrat diri untuk menulis… untuk apa menulis kalau kita nggak puas atau merasa terpaksa dengan tulisan itu… dan aku setuju, sekali-kali prinsip ‘bodo amat’ memang harus diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan… (apa coba… hahaha)
      Nice to meet you here… keep contact…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s