Dan Disinilah Aku..

Dan disinilah aku..
Di atas kereta malam yang membawaku kembali ke kotaku..
Aku sendiri namun tak merasa sepi..

Kota berhati nyaman ini selalu menjadi tempatku berlari, ketika hati butuh sendiri..
Ketika yang kubutuhkan hanya duduk diam di tengah-tengah orang yang tak kukenal..

Sebuah undangan tak resmi berhasil mendamparkanku lagi disini.
Sebetulnya aku tak wajib hadir dalam undangan itu.
Tapi aku hanya ingin pergi.
Alasannya klise dan terlalu standar : Aku butuh waktu untuk sendiri dan terlepas dari rutinitas harianku.
Aneh memang.. Memang aneh..
Tapi disinilah aku.. Sendiri tapi tak merasa sepi..

Mungkin aku terlalu menikmati kesendirian ini, hingga tanpa kusadari ada banyak orang yang memandangku iba..
Tapi aku bahagia, dan itu yang tidak mereka ketahui..
Terserahlah mereka mau bilang apa..
Karena aku disini.. Sendiri dan tak merasa sepi..

Aku dan diriku..
Itu saja sudah cukup..


4 thoughts on “Dan Disinilah Aku..

  1. Kadang memang, secara tidak sengaja kita memberi waktu pada diri sendiri untuk menikmati kesendirian di saat orang lain tidak mengerti.🙂 *eh saya ikutan nyumbang lirik*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s