Happy Birthday..

Ting…
Suara notifikasi dari facebook itu memecahkan keheningan pagi ini. Astaga, hari ini ulang tahunnya. Aku merutuki diriku sendiri, duh… kok bisa-bisanya aku lupa momen sepenting ini.
Aku membuka halaman facebooknya dan langsung disambut dengan fotonya yang tersenyum hangat. Tanpa sadar kedua sudut bibirku terangkat. Tersenyum membalas senyumnya.
Eh, tunggu.. Tersenyum? Sebuah kesadaran merasuki benakku. Aku tersenyum memandang fotonya? Kesadaran itu malah membuat senyumku malah semakin lebar. Ah, ajaib sekali..

Selama hampir tujuh tahun ini segala hal tentangnya selalu membawa kepedihan dan air mata. Aku tak pernah bisa tersenyum saat mengingatnya. Kepergiannya terlalu menyakitkan karena ia pergi begitu saja, tanpa sepatahpun ucapan selamat tinggal. Ia bagai tak peduli lagi dengan segala rencana-rencana indah yang telah kami persiapkan. Ia bagai lupa dengan mimpi-mimpi indah yang tengah kami perjuangkan agar dapat menjadi kenyataan.

Tapi pagi ini aku tersenyum. Mungkin akhirnya waktu bisa menyembuhkan luka di hatiku. Mungkin aku sudah bisa merelakan semua yang telah terjadi. Mungkin akhirnya aku menyadari bahwa ia sudah bahagia. Dan aku seharusnya turut bahagia atas kebahagiaannya.

Enam tahun sebelas bulan. Halaman facebooknya selalu ramai terisi dengan ungkapan-ungkapan rinduku padanya. Tak terhitung banyaknya aku mengirimkan pesan via messengernya. Ia tak pernah menjawab, dan aku tahu ia tak akan pernah menjawabku, namun aku tak pernah lelah.
Mungkin teman-teman facebooknya yang lain telah lama menganggapku sebagai wanita gila yang hobby berceloteh sendirian di wall facebook miliknya.
Aku tak peduli. Mereka tak akan pernah bisa memahami perasaanku, karena mereka tak ada di posisiku.

Dan kini, sambil tersenyum, akupun menuliskan ucapan selamat ulang tahun di wallnya.

Happy birthday in heaven, my dearest Kev..
I miss you so much as before..
I love you and will always love you..
I can’t wait until the day we’ll be together again..

Aku memandang langit, dan untuk ribuan kalinya berbisik, “Kapan kamu akan datang menjemputku?”

1-minggu-1-cerita


5 thoughts on “Happy Birthday..

  1. Kayaknya yang dituju dalam tulisan ini sudah meninggal ya Mbak? Eh, maaf kalau saya asal tebak :)). Tapi kalau saya boleh berpendapat, yang penting bukan soal yang sudah tiada sih, tapi ke yang masih hidup… ah maafkan kelancangan saya ya, datang-datang sudah merusuh.

    1. Iya, kak.. tebakannya betul kok..🙂 orang yang berulang tahun ini sudah meninggal hampir 7 tahun yang lalu krn kecelakaan.
      betul, kak… yang paling penting adalah menjaga yang masih hidup yakni sahabat saya yang masih terpuruk karena kejadian itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s