Matahari Terbenam di Sudirman

Hari ini kita saling berpelukan, mengucapkan kata berpisah meskipun berjanji untuk tetap bersahabat.

Sudirman petang ini. Langit yang hangat setelah mendung sepanjang hari.

Aku melangkah perlahan dari Bundaran HI hingga Stasiun Sudirman.. Sinar matahari petang ini bagai mengisahkan kembali semua yang pernah kualami sepanjang jalan ini.

“Mengapa perpisahan selalu membuat kita merasa sedih?”, Aku bertanya.
Dan inilah jawaban yang kudapat, ” Karena ada intimitas dalam hati kita.. Itu berarti seseorang yang pergi sangat berpengaruh dan memberi kesan dalam hidup kita. Maka sulit untuk melepasnya..”

image

Aku selama ini tak menyadari, Jalan Sudirman menyimpan sejuta kenangan antara aku dan kamu. Kini jalan ini membuatku mengingat semuanya, karena mungkin aku dan kamu tak akan menciptakan kenangan baru lagi disini.

Kita pernah berjalan berdampingan di bawah terik mentari sepanjang jalan ini. Kita pernah saling melindungi. Kita pernah saling menguatkan. Kamu pernah menjadi bayangan teduh yang membuatku nyaman.

Kita pernah sama-sama memandang Patung Selamat Datang dengan kagum. Kita pernah berdiskusi tentang hidup di tepi jalan ini. Kita pernah sama-sama memungut sampah di sepanjang jalan ini dan takjub dengan hasilnya. Aku pernah menunggumu di samping Stasiun Sudirman dan kamu pernah menungguku di depannya.

Petang ini, gedung-gedung di sepanjang jalan seolah menggemakan tawa kita. Dinding-dindingnya mengisahkan lagi cerita-cerita kita.
Sudut-sudutnya memutar ulang momen-momen kebersamaan kita.

Sembilan bulan bukan waktu yang singkat..
Ternyata kita telah membuat banyak kenangan..
Waktu selalu berjalan singkat ketika kita menikmati setiap momennya..

Terima kasih..
Hanya itu kata yang sanggup terucap..
Satu kata lagi mungkin akan membuat air mata ini tak tertahankan..

Aku tahu semua tak akan sama lagi..
Janji ini mungkin tak akan bisa kita tepati..
Setidaknya kita akan tetap berusaha untuk selalu ada..


2 thoughts on “Matahari Terbenam di Sudirman

  1. Posting ini membuatku sedih, suasananya pedih, rasanya menggigit. Kedekatan hati itu memang tak bisa dibohongi apalagi bagi orang yang mencintai. Be strong ya Na, semua akan baik-baik saja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s