Selamat Jalan Ebeng..

Ebeng, sang malaikat tak bersayap dalam rupa seorang anak kecil penderita hydrocephalus. Tanpa kata tanpa bicara Ebeng sudah mengajarkanku makna dari sebuah senyum dan tawa. Senyuman Ebeng adalah senyuman pertama yang berhasil membuatku menangis. 

Aku terharu karena aku telah berhasil membuatnya tersenyum. Senyum itu mendekatkan jarak antara aku dan Ebeng. Jarak yang tercipta karena aku selalu takut menyakitinya.

Kisah hidup Ebeng mengajarkanku bahwa Tuhan berkarya dalam segala hal, dan lewat banyak orang. Ebeng dalam kondisinya yang sangat terbatas telah berhasil membuatku paham tentang betapa berharganya hidup ini dan betapa ringan beban yang selama ini kutanggung.

Tapi Tuhan lebih sayang pada Ebeng. Jauh lebih sayang daripada sayang kami pada Ebeng. Ebeng kini sungguh sudah menjadi malaikat kami semua. Ebeng kini hanya bisa ditemui dalam doa kami. Walaupun  tak bisa memeluk dan mengusap-usap dada Ebeng lagi tapi tahu Ebeng sudah bahagia itu sudah lebih dari cukup buat kami.

Ebeng.. kakak sayang Ebeng.. Ebeng pasti sedang tersenyum bahagia kan.. Kakak akan kangen banget dengan suara rengekan Ebeng dan ketawanya Ebeng yang Ebeng berikan khusus untuk kakak saat kakak akan pulang. 

Ebeng.. sampai ketemu lagi ya… 


2 thoughts on “Selamat Jalan Ebeng..

  1. Sedih… ikut berduka ya Na…
    BTW, bersyukurlah Na, kamu mendapat kesempatan langka bisa dekat dengannya. Sungguh tak mudah, dan tak banyak orang yang bisa bersinggungan hidup dengan orang seperti Ebeng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s