Mungkin Kamu Tak Menyadarinya..

Mungkin kamu tak menyadari kala aku makan di depanmu. Menunggu kau mengalihkan sejenak perhatian dari piringmu dan bertatap denganku. Tapi sejak awal aku duduk hingga akhirnya aku beranjak, tak sekalipun kau merasakan aku tengah tersenyum memandangmu. 

Mungkin kamu juga tak menyadari bahwa aku memperhatikanmu dari tempatku. Dan merasa mati gaya ketika tak sengaja bertemu pandang. Apakah aku harus berpaling? Atau menunduk? Atau pura-pura tak sadar dan balas memandangmu? Ah.. akhirnya aku memilih untuk berpaling.  

Apakah kamu sadar, aku sangat menikmati momen-momen ketika melihatmu tertawa. Aku senang melihat garis-garis di sudut matamu. Aku tahu garis-garis itu bukan penanda usiamu, tapi mereka adalah jejak senyum dan tawamu.

Mungkin kamu juga tak sadar, meski aku pura-pura tak peduli tapi sesungguhnya aku peduli. Aku menyimak setiap kata-katamu, memperhatikan gerak-gerikmu, dan selalu semangat jika sahabatku bercerita tentangmu.

Mungkin kamu tak tahu, aku mengagumimu jauh sebelum kita berjumpa, lama sebelum kita berkenalan. Dan semakin mengenalmu semakin dalam juga rasa kagumku. 

Setelah sekian lama mencari, apakah kamu akhir dari segala pencarian ini? Bolehkah rasa ini kubiarkan tumbuh dalam hati?

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s