Satu Foto Sejuta Cerita

Gara-Gara Kristik

Awal Maret tahun lalu saya berkesempatan kembali ke Angkor Wat sambil membawa selembar kristik (sulaman tusuk silang; cross stitch) bergambar Angkor Wat yang belum selesai.

Sejak saya berhasil mendapatkan tiket PP Jakarta – Phnom Penh yang relatif murah, saya bertekad untuk menyelesaikan kristikan itu supaya dia bisa ikut mejeng di depan Angkor Wat yang asli. Tapi apa daya, Sangkuriang dan Bandung Bondowoso tak sudi membantu, jadilah kristikan itu masih bolong-bolong saat saya tiba di Angkor.

Di halaman Angkor saya langsung bersedia menerima tawaran difotokan bersama si kristik oleh tukang foto keliling, niatnya sih supaya hasil fotonya bisa keren gitu.. Setelah proses pemotretan ala-ala dan sambil menunggu fotonya selesai dicetak, ternyata ada dua ibu pedagang yang berbisik-bisik sambil melihat saya.

Insting saya bilang, mereka merasa aneh melihat turis norak yang difoto sambil membentangkan kristik (masih belang bentong pulak). Tapi setelah saya perhatikan gerak-gerik mereka, saya merasa bahwa mereka agak penasaran melihat kristikan itu. Jadi dengan pedenya saya sodorkan kain itu kepada mereka.

Dan reaksi mereka bikin saya senyum lebaaar bangeeet. Mereka mengusap-usap dan membolak-balik kain itu sambil berkomentar dalam Bahasa Khmer yang bikin saya makin nyengir lebar karena gak ngerti apa-apa.

Sambil tersenyum dan membungkukkan badan, mereka mengembalikan kristik itu ke tangan saya. Saat itu saya merasa kristik saya sudah “diberkati” oleh mereka.

Beberapa jam kemudian di gerbang Preah Khan, saya melihat seorang ibu sedang mengerjakan kristik ditemani oleh anak-anaknya. Saya pun mendekatinya, tapi kendala bahasa membuat kami hanya bisa bertukar senyuman dan saling menunjukkan hasil karya kami yang masih belum sempurna. Saya pun berkode-kode untuk minta izin memotret mereka. Tadaaa..inilah hasilnya :

Ternyata selembar kristik bisa menjadi jembatan yang indah antara saya dan mereka. 🌺🌸

Pos ini sebagai tanggapan atas challenge yang kami, Cerita Riyanti, A Rhyme In My Heart, dan saya, ciptakan sebagai pengganti Weekly Photo Challenge dari WordPress, yang untuk tahun 2019 minggu ke-13 bertemakan Stranger, agar kami berdua terpacu untuk memposting artikel di blog masing-masing setiap minggu. Jika ada sahabat pembaca mau ikutan tantangan ini, kami berdua akan senang sekali…

2 thoughts on “Gara-Gara Kristik”

  1. Na… aku sukaaa cerita ini. Aku inget soal kristikan Angkor Wat itu tapi aku ndak tau lanjutannya bisa nemuin yg juga lagi kristikan… keren banget… itu namanya Law of Attraction…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s