Perjalanan Ini… (Part 2)

Kisah-kisah kecil sepanjang perjalanan 4 hari 3 malam menyusuri Tanjung Redeb, Tanjung Selor dan Tarakan. 1. Perjalanan ini penuh aroma.. Masih ingat kisah saya tentang si adek yang ngompol dan celana saya yang beraroma semerbak di Tanjung Selor? Nah.. malamnya ketika sudah sampai di Tarakan, celana itu saya gantung dan saya endus-endus.. Hahaha.. bau pesing… Stock … More Perjalanan Ini… (Part 2)

Sejuta Kisah dari Tarakan : Hanya Punya 20 Jam Saja

19 Maret 2017 Tepat pukul 13.15 speed boat meninggalkan pelabuhan Tanjung Selor. Tadinya saya ingin sekali duduk di bagian belakang speed dekat motornya, tapi apa daya… Saya diusir oleh petugas karena menghalangi jalan masuk. Huh,, padahal kan saya ingin melihat pemandangan luas sepanjang perjalanan. Akhirnya terpaksa deh saya duduk di bagian dalam dan memilih yang … More Sejuta Kisah dari Tarakan : Hanya Punya 20 Jam Saja

Bertumbuhlah Di Tempat Kau Ditanam : 28 Jam di Tanjung Selor

18 Maret 2017  Tanjung Selor adalah ibukota Kalimantan Utara, sekaligus ibukota Kabupaten Bulungan. Hmm, bukan Bulungan yang di Blok M itu lho ya..  Ekspektasi saya tentang Tanjung Selor sebagai ibukota provinsi yang (seharusnya) punya sarana transportasi jempolan sudah bubar jalan sejak saya hendak booking tiket untuk perjalanan ini. Jumlah dan pilihan penerbangan dari dan ke … More Bertumbuhlah Di Tempat Kau Ditanam : 28 Jam di Tanjung Selor

I Am In Berau : 20 Jam di Tanjung Redeb

Jumat, 17 Maret 2017 Biasanya “Merpati tak pernah ingkar janji”, namun kali ini Garudalah yang tak ingkar janji. Sesuai schedule yang ditentukan, bahkan lebih cepat beberapa menit dari pukul 10.05 WITA, saya sudah berdiri dengan manis di lobby kedatangan Bandara Kalimarau, Berau.  Sambil menunggu bagasi keluar, saya sempat memotret poster ini di bandara. Hmm, tulisannya … More I Am In Berau : 20 Jam di Tanjung Redeb

A Day With Ket

Ket adalah seorang tuk-tuk driver yang dipertemukan dengan saya di lobby Chhaya Hotel. Dia memang bermarkas disitu dan selalu stand by mengantar tamunya Chhaya keliling Battambang. Tadinya sih.. saya sempat ogah dengan driver tuk-tuk yang nongkrong di hostel, karena dalam benak saya mereka pasti pasang tarif lebih tinggi. Tapi apa daya.. ketika saya melangkah keluar … More A Day With Ket

Tolong… Saya Bablas…

Setelah berulang kali saya terjaga dan terlelap sepanjang perjalanan ini, akhirnya kali ini saya benar-benar ON. Di luar sana langit hitam kelam telah berubah warna menjadi biru tua. Saya melirik jam tangan, sudah pukul 05.20. Hmm.. Mengapa van ini belum juga tiba di Battambang? Menurut statistika, rata-rata waktu tempuh Phnom Penh-Battambang adalah selama 6 jam. Harusnya … More Tolong… Saya Bablas…