My Journey...

[Philippines] “Menjemput Seseorang” di Novaliches

Salam ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih. Hidup, hiburan, dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, Puteramu yang terpuji itu semoga kau tunjukkan kepada kami. O Ratu.. O Ibu.. O Maria.. Bunda… Continue reading [Philippines] “Menjemput Seseorang” di Novaliches

Advertisements
My Journey..., Uncategorized

Salamat Po, Kuya Richie

“Mbak, Kuya Fernando pasti seneng banget tuh dikunjungin Mbak..” (Kuya adalah panggilan untuk kakak laki-laki dalam Bahasa Tagalog) “Hehehe, Frater... Justru aku yang seneng banget bisa mengunjungi Kuya disini lho..” “Tadi minta didoain apa sama Kuya, Mbak?” “Ngga minta apa-apa Ter, cuma kenalan aja.. Masak baru pertama kali datang malah minta ini itu.. hahaha” Sejak… Continue reading Salamat Po, Kuya Richie

My Journey...

Cincin Kayu Itu..

Ia menarik tangan kanan saya, mengambil sebuah cincin kayu dan memasangkannya di jari manis saya. Sebuah perbuatan sederhana namun berhasil membuat saya terharu hingga tak dapat berkata-kata.. Nama "Banteay Prieb" yang berarti "Center of The Dove" pertama kali saya ketahui dari tulisan Mispan Indarjo di www.sesawi.net, tiga hari setelah saya kembali dari Kamboja, Juli tahun lalu. … Continue reading Cincin Kayu Itu..