cathedral... full of memories...

Frater Joseph… Just a Fiction….

Februari 2000 “Nad, kita main ke seminari yuk…”, ajak Dini sambil menarik tanganku. Kami baru saja pulang dari misa pagi, dan hari itu adalah hari pertama liburan caturwulan. “Eh, emang boleh masuk ke seminari?”, tanyaku. Aku selalu menganggap seminari itu tempat yang tertutup dari dunia luar, lagipula bukankah para calon imam itu tidak boleh bergaul… Continue reading Frater Joseph… Just a Fiction….