Uncategorized

Singgah Sejenak…

Singgahlah sejenak disini, ketika langit mulai mendung dan titik air hujan mulai jatuh. Singgahlah sejenak disini, meski aku tak dapat menyajikan apapun untukmu. Hanya sebuah sapaan hangat dan senyuman bersahabat, semoga cukup untuk menyambutmu. Singgahlah sejenak disini, untuk berbagi sedikit kisah dan rencanamu hari ini, sekedar berbagi semangat dan juga kekhawatiranmu. Singgahlah sejenak disini, cukup… Continue reading Singgah Sejenak…

My Journey..., Uncategorized

Naik Kereta ke Sukabumi… Tut… Tut… Tut… Siapa Hendak Turut…

Dulu... waktu saya masih kuliah, saya masih mengalami KRD Sukabumi-Bogor yang tiba di Stasiun Bogor sekitar pk. 07.00. Sebagian penumpangnya yang mau melanjutkan perjalanan ke Jakarta, biasanya akan naik KRL pk. 07.02. Salah satu penumpang setianya adalah bapak penjual tissue yang biasanya mangkal di halaman Stasiun UI. Sejak tahun 2006, KRD itu dihentikan operasinya. Konon… Continue reading Naik Kereta ke Sukabumi… Tut… Tut… Tut… Siapa Hendak Turut…

Uncategorized

Kenangan Pohon Durian…

Kembali ke rumah itu, meski tanpamu.. Penghuninya menyambut kami seperti ia menyambut kita dulu... Ia mengajak kami untuk bercakap di beranda belakang rumahnya. Tempat favorit kamu, dan akhirnya menjadi tempat favorit kita.. Pohon durian di halaman belakangnya sudah mulai berbunga, dan bunganya berjatuhan, menambah semarak rerumputan yang berwarna hijau.. Mendadak aku teringat kamu, ketika aku… Continue reading Kenangan Pohon Durian…

Uncategorized

Kicauan Seorang Jomblowati : Selamat Tinggal…

Aku sadar, hari ini akan datang... Ketika dengan berat hati, aku harus mengucapkan selamat tinggal... Pada titik ini, berharap akan lebih menyakitkan daripada merelakan.. Dan memalingkan wajah akan lebih melegakan daripada membuka kenangan... Mencoba menghibur diri dengan berkata bahwa kamu bukan yang Tuhan pilihkan untukku... Kamu bukan yang terbaik untuk hidupku, dan begitu pula sebaliknya..… Continue reading Kicauan Seorang Jomblowati : Selamat Tinggal…

Uncategorized

Kumohon… Jangan Pergi Lagi…

"Selamat pagi Adekku yang baik... Salam sejahtera... Apa kabar?" Pesan itu masuk di facebook messengerku tepat satu jam sebelum quality meeting yang selalu bikin ilfeel... Pengirimnya adalah seorang sahabat di masa lalu.. Seseorang yang pernah menghilang bagai ditelan bumi selama sekian tahun... Lalu setahun yang lalu ia muncul sejenak, hanya untuk menghilang lagi untuk kedua… Continue reading Kumohon… Jangan Pergi Lagi…

Uncategorized

Sehangat Mentari Pagi…

Ia menyapaku hangat... Sehangat mentari pagi... Ia tersenyum cerah... Secerah mentari pagi... Meskipun langit mendung pagi itu, dan gerimis mulai turun, namun kehadirannya¬†membuat mentari di hatiku terbit mengalahkan mendung... Aku masih mengingat ketika aku pertama kali bertemu dengannya.. Hanya sekilas namun berkesan.. Sejak pertama hingga hari ini, ia selalu¬†mengagumkan... Aku selalu menantikan kehadirannya, seperti menantikan… Continue reading Sehangat Mentari Pagi…

Uncategorized

Sukabumi : Never Too Far…

Hujan turun dengan lebat di atas kota ini... Persis seperti yang telah diprediksikan oleh penghuninya : menjelang pukul 13.00 pasti hujan akan turun... Aku memandang dari balik jendela tua biara ini... Hujan ini entah mengapa membuatku ingin berlama-lama... Padahal waktu tak bisa memberikan sedikit toleransinya buatku... Aku teringat hujan yang menemaniku ketika pertama kali menginjakkan… Continue reading Sukabumi : Never Too Far…

Uncategorized

Doa Untuk Seorang Kakak….

Kue ulang tahun itu tersaji di hadapannya... Dengan lima buah lilin menyala, yang tak menunjukkan berapa usianya yang sesungguhnya... Kami nyanyikan lagu selamat ulang tahun, dan lalu memintanya untuk menyampaikan permohonan.. Ia mengucapkan doanya dengan lantang : ia ingin bisa menyelesaikan tahun orientasi pastoralnya dengan lancar, dan bisa segera ditahbiskan menjadi imam. Satu suara, kami… Continue reading Doa Untuk Seorang Kakak….

Uncategorized

Kicauan Seorang Jomblowati : Sebuah Catatan di Hari Ulang Tahun

Ia menyapaku sekilas, namun ia segera meneruskan langkahnya.. Terlalu singkat, hingga aku tak sempat menatap wajahnya... ------ Aku membuka mataku pagi ini, dan bayangan wajahnya memenuhi benakku. Aku ingat, hari ini adalah hari ulang tahunnya. Kutulis pesan ucapan ulang tahun untuknya, namun kuhapus lagi, kutulis ulang, dan kuhapus lagi.. Hingga akhirnya setelah aku puas dengan… Continue reading Kicauan Seorang Jomblowati : Sebuah Catatan di Hari Ulang Tahun